-

Upgrading Mentor

Sahabat Kholid
Sahabat Kholid 29 Jan 2026

# Upgrading Mentor

-- Bersama Ust. Rudi Rahmat, Coach Erlangga Rahimi, dan Ust. Abdullah Haidir

Ahad, 9 November 2025 Kholid Academy kembali mengadakan sebuah kegiatan, yang mana kegiatan kali ini dikhususkan kepada para mentor hebat yang sudah membersamai adik-adik mentee sejauh ini. Upgrading Mentor menjadi momen yang berharga untuk kembali meneguhkan peran seorang mentor. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas, tetapi juga menjadi ruang perenungan bahwa menjadi mentor adalah tentang membersamai, menuntun, dan menghadirkan harapan bagi generasi yang akan datang. Kegiatan diawali dengan penyampaian pesan dari Mas Kholid sebagai founder Kholid Academy. Dimana pesan yang disampaikan berisi kalimat-kalimat yang dapat menguatkan peran startegis mentor Kholid Academy.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ust. Rudi Rahmat tentang "Mentor adalah Pahlawan Peradaban". Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan bahwa perubahan besar dalam sejarah selalu berawal dari sosok-sosok yang setia mendidik, menanamkan nilai, dan menjaga arah peradaban. Seorang mentor bukan sekadar pengajar, tetapi penentu arah dan penjaga nilai kehidupan.

Setelah diajak melihat peran mentor dalam skala yang lebih luas, materi pada sesi berikutnya mengajak para mentor untuk melihat peran dalam skala yang lebih personal. Materi kedua disampaikan oleh Coach Erlangga Rahimi dengan tema “Menjadi Mentor yang Dirindukan”. Pada sesi ini, para mentor diajak untuk menengok kembali bagaimana kehadiran diri mereka dirasakan oleh para mentee. Coach Erlangga menekankan bahwa ketulusan, empati, dan sikap yang hangat sering kali menjadi alasan utama seorang mentor dirindukan, bahkan lebih dari sekadar banyaknya ilmu yang disampaikan.

Sebagai penutup, Ust. Abdullah Haidir menyampaikan materi “Menata Ruh, Menajamkan Akal”. Beliau mengingatkan bahwa ruh dan akal adalah dua bekal utama yang perlu dirawat secara seimbang oleh seorang mentor. Ruh diasah melalui kedekatan kepada Allah, sementara akal ditajamkan dengan ilmu dan refleksi. Keseimbangan keduanya menjadi kunci agar mentor mampu membersamai mentee dengan hati yang jernih dan pemikiran yang bijak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mentor dapat kembali pulang dengan hati yang dikuatkan, visi yang diteguhkan, serta semangat baru untuk terus membersamai para mentee. Karena sejatinya, setiap langkah seorang mentor hari ini adalah investasi besar bagi peradaban di masa depan.